Wisata di Yogyakarta memang tak pernah ada habisnya bahkan semakin hari justru semakin bertambah. Beragam jenis wisata mulai dari wisata pantai, pegunungan, kuliner, hingga desa wisata bisa anda temui di Yogyakarta. Saat ini desa wisata memang sedang gencar-gencarnya dikembangkan dengan menawarkan wisata yang tak hanya menyenangkan namun juga memiliki nilai edukasi lebih. Salah satu desa wisata di kawasan Sleman yaitu Desa wisata Rejosari. Desa ini berada di Jalan Rejosari, Krasaan, Jogotirto, Sleman, Yogyakarta.

Desa wisata Rejosari ini cukup menarik karena menawarkan wisata edukasi berbasis pertanian dan pengolahan sampah agar memiliki nilai guna lebih. Warga desa sudah memiliki kesadaran terhadap lingkungan dan memiliki pengelolaan sampah yang baik. Sampah-sampah seperti botol, plastik, dan kaleng dipilah. Kemudian sampah yang ringan seperti plastik diolah menjadi aneka macam pernak pernik dan souvernir lucu. Sedangkan sampah-sampah yang berat seperti besi dikumpulkan ke pengepul dan nantinya hasil penjualan akan masuk kas koperasi desa wisata.

Ketika berkunjung ke sini anda akan dibuat kagum dengan teknologi pengolahan sampah di Desa Wisata Rejosari yang sudah sangat berkembang. Kita bisa melihat bagaimana proses pembuatan pupuk kompos dari dedaunan, pembuatan pupuk cair dari aneka sampah organik, pembuatan kerajinan dari beragam sampah, hingga yang paling unik adalah adanya reaktor pengolah sampah plastik menjadi bahan bakar solar. Menariknya, pupuk kompos yang dihasilkan langsung digunakan untuk budidaya jambu dalhari yang hampir keberadaannya bisa kita lihat di setiap rumah.

Pengelola juga menawarkan beragam kegiatan pelatihan antara lain pelatihan pembuatan kerajinan berbahan plastik dan pembuatan pupuk kompos organik. Sangat cocok untuk dijadikan tujuan wisata edukasi khususnya bagi anak-anak dan kalangan mudah untuk menumbuhkan jiwa cinta lingkungan sejak dini. Selain menyediakan wisata edukasi pertanian dan kelola sampah, pengunjung juga ditawarkan paket wisata outbond yang seru. Desa wisata ini sudah sering menjadi lokasi tujuan untuk berwisata maupun studi banding mengenai pengelolaan sampah dari berbagai rombongan sekolah hingga instansi perkantoran.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here